Page 228 - Perdana Menteri RI Final
P. 228

untuk menjadikan kepedihan dan ketidak-        berbentuk dialog segitiga. Tiga level diskusi dia                       dengan gagasan Jamaluddin Al-Afghani dan       Banyak berdirinya organisasi-organisasi pergerakan
                           adilan sistem perkebunan Jawa sebagai sesuatu   ini ada pada jenis tulisan yang dihasilkannya;                         Muhammad Abduh di Mesir. Gagasan yang          yang membuka  cabang di Bandung.  Organisasi-

                           yang melukai perasaan pribadinya. Ia mulai     yang pertama berbentuk pembelaan terhadap                               sering disebut Pan-Islamisme ini kemudian      organisasi ini sering mengadakan diskusi-diskusi
                           membangun ide kebangsaan yang didasarkan atas   Islam, kedua berkaitan dengan pendidikan umat                          menyebar ke seluruh Timur Tengah. Gagasan      soal politik nasional yang membuat Natsir tertarik
                           kesamaan nasib dijajah oleh sistem imperialisme   Muslim dan terakhir adalah mengenai posisi                           ini berusaha mengajak umat Islam untuk         lebih mendalam mengenai dunia politik. Natsir
                           Barat yang didasarkan atas kapitalisme. Dalam   Islam dalam pembentukan negara. Menurutnya,                            kembali memurnikan ajaran agama Islam dari     tercatat bergabung dengan  Jong  Islamieten  Bond
                           hal ini, Natsir punya kesamaan dengan hampir   diantara kaum nasionalis lainnya, teks-teks                             praktek-praktek  bid’ah  yang  menyimpang  dari   (JIB) Cabang Bandung. Di JIB Cabang Bandung
                           semua kaum nasionalis Indonesia lainnya,       Natsir adalah yang paling menganjurkan praxis;                          ajaran Al-Qur’an dan Al-Hadist. Gerakan        inilah Natsir bertemu dengan Mr. Kasman
                           termasuk dengan Sukarno, Mohammad Hatta,       “teks Natsir ada yang ditulis ada yang berbentuk                        reformisme Islam ini kemudian mengalir masuk   Singodimejo, Mr. Sjafrudin Pawiranegara, Prawoto
                                                                                   14
                           kaum  sosialis  seperti Sjahrir ataupun tokok-  tindakan.”  Ketiga topik yang menjadi basis                            ke Indonesia melalui mukimin haji di Mekah dan   Mangkusasmito, Mr. Mohammad Roem dan Agus
                                                                                                                                                                                                      18
                           tokoh PKI. Yaitu suatu pandangan bahwa         untuk tulisannya pada periode tahun 1930an                              para sarjana Indonesia yang menyelesaikan studi   Salim  yang kelak akan menjadi rekan separtai
                           permasalahan utama bagi masyarakat Indonesia   ini juga merupakan basis perkembangan politik                           di Kairo Mesir. Terutama posisi yang paling    dan guru politiknya di Masyumi. Di JIB Cabang
                           bersumber dari penjajahan Belanda yang berbasis   Islam-nya yang berpengaruh terhadap pemikiran                        penting adalah ulama-ulama Minangkabau dan     Bandung juga Natsir bertemu dengan Noer Nahar.
                           pada kapitalisme. Solidaritas Natsir untuk     politik Islam konservatif masa kini sekalipun.                          Aceh yang banyak berperan dalam menyebarkan    Seorang anggota JIB putri yang kelak di kemudian
                           merasakan pilunya nasib penjajahan di Indonesia   Perkenalannya terhadap Islam modernis ini                            gagasan dari Timur Tengah hingga ke seluruh    hari dipersunting Natsir menjadi istrinya. Selain itu,
                                                                                                                                                                  16
                           ini  akan  berkembang  dan  mencakup  bukan    terjadi lewat temannya bernama Fachroeddin                              penjuru Indonesia.                             Noer Nahar semakin dekat dengan Natsir karena
                           hanya orang Minang dan Jawa, tetapi bahkan     Al-Kahiri, seorang teman siswa MULO-nya di                                                                             diperkenalkan adik iparnya untuk membantu
                           orang-orang Kristen dan minoritas lainnya.     Padang, yang memperkenalkannya dengan sosok                             Gagasan    reformisme    Islam    kemudian     mengajar di sekolah yang didirikan Natsir bernama
                                                                                                                                                                                                                  19
                           Posisinya sebagai murid membangun hubungan     Ahmad  Hassan, seorang  ulama  reformis  yang                           berkembang menjadi semangat perlawanan         Pendidikan Islam.  Kelak pada tanggal 22
                           pribadi dengan kaum penjajah, dalam hal ini    telah menetap di Bandung sejak tahun 1920an.                            antikolonial ketika ulama-ulama Al-Azhar       Oktober 1934 di Bandung, Natsir dan Noer Nahar
                           sosok guru di AMS Bandung. Disitu ia mampu     Ahmad Hassan yang berasal dari Singapura                                menyerukan perlunya persatuan umat Islam       melangsungkan pernikahan secara sederhana.
                                                                          ini membuka pandangan Natsir tentang Islam                              selepas kejatuhan Kekhalifahan Turki Usmani.
                           memilih posisi nasionalis yang membuka ruang
                                                                          politik dan gerakan Islam modernis. Hassan                              Serta menjadi semakin meluas tatkala Bani      JIB sendiri merupakan organisasi baru sempalan
                           bagi Natsir untuk berdialog dengan kaum
                                                                          tidak berbahasa Belanda, tetapi ia memiliki                             Saud menguasai Arab  Saudi dan berencana       Jong Java sebagai akibat dari keputusan organisasi
                           nasionalis. Disini ia perlahan menemukan
                                                                          pemahaman tentang orientalisme Barat. Natsir                            mengadakan Kongres Umat Islam. Ahmad           tersebut untuk tidak mengakomodasi anggotanya
                           bahwa persamaan sebagai kaum nasionalis, tidak
                                                                          yang sering mengunjungi rumahnya di Gang                                Hassan sendiri adalah seorang ulama yang       mengadakan kursus agama Islam. Usulan untuk
                           serta-merta cukup. Kepercayaan ideologisnya                                                                                                                           mengadakan kursus agama Islam ditolak kongres
                                                                          Belakang Pakgade terpengaruh ide-ide Hassan                             terpengaruh dengan gagasan-gagasan majalah
                           yang kuat terhadap Islam mulai dibangun pada                                                                                                                          Jong Java. Untuk mencari jalan tengahnya, Haji
                                                                          tentang ummat Islam, tentang pimpinan                                   Al-Manar yang diterbitkan Muhammad Abduh.
                           periode ini pula, ketika ia berhadapan dengan
                                                                          pergerakan nasional yang sering merendahkan                             Ahmad Hassan mendapat akses majalah ini        Agus Salim yang saat itu hadir diundang dalam
                           nasionalis sekuler yang tidak punya pandangan
                                                                          Islam serta tentang usaha-usaha kaum Kristen                            sewaktu berada di Singapura. Pintu perlintasan   Kongres Jong Java mendirikan Jong Islamieten
                           yang sama dengannya dalam hal politik Islam,
                                                                                                                                                                                                 Bond (JIB) di Batavia pada tahun 1925. JIB
                                                                          untuk menyebarkan agamanya dikalangan umat                              dagang yang sangat penting di Asia Tenggara
                           maupun                                                                                                                                                                kemudian berkembang pesat karena menjadi
                                                                                15
                                                                          Islam.  Pandangan-pandangan ini dipegang                                saat itu. Sehingga memudahkan akses informasi
                                                                                                                                                                       17
                           MENJADI POLEMIS: NATSIR SEBAGAI                Natsir sepanjang hayat karir politiknya.                                dan pertukaran gagasan.                        jalan tengah bagi pelajar-pelajar Muslim yang
                                                                                                                                                                                                 dahulunya pernah terdidik di sekolah Belanda,
                           SOSOK INTELEKTUAL
                                                                          Ide-ide reformisme Islam yang bermuara                                  Selain Ahmad Hassan dan Persis, kondisi di     mempunyai wawasan keislaman yang cukup dan
                           Taufik Abdullah mengatakan bahwa Natsir        pada pembaharuan gerakan Islam kemudian                                 Bandung sendiri juga sangat kondusif terhadap   membutuhkan sarana organisasi yang memadai
                           bukan hanya seorang pemikir, tetapi seorang    banyak disalurkan melalui jalur pendidikan.                             perkembangan pemikiran politiknya. Bandung saat   untuk menyuarakan suara mereka sendiri di
                           polemisis  karena   keseluruhan  tulisannya    Ide-ide reformisme Islam sendiri terkait erat                           itu yang menjadi pusat pendidikan dan pusat politik.   panggung politik Hindia Belanda. JIB sendiri





                           216   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  217
   223   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233