Page 225 - Perdana Menteri RI Final
P. 225

serta Ahmad Hassan yang mempengaruhi   oleh Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja   meleburkan diri mendjadi Masjumi.   Hatta melanjutkan sekolahnya di Universitas
 pandangan Islam politisnya.   pada  tahun 1958.  Melakukan pemberontakan   Seorang  kuat  Masjumi  jang  dapat   Leiden di Belanda dan sehingga melihat dengan
 di tanah adat Minangkabaunya, Natsir   kepertjajaan dari lawan politiknja djuga,   mata-sendiri Demokrasi Parlementer Eropa,
 Periode kedua adalah periode tahun 1930an,
 mencapai titik terendah hidupnya ketika   dan ternjata seorang kuat Indonesia jang   sementara Natsir, seperti Sukarno, tidak pernah
 ketika ia menjadi seorang guru dan polemis di
 pasukan TNI melakukan serangkaian ofensif   4                 mendapat kesempatan untuk mengalami tinggal
 Bandung. Pada masa ini, Natsir muncul sebagai   berbadan lemah”.
 yang menyebabkan kematian Jenderal Dahlan                     di masyarakat Eropa ketika ia menolak beasiswa
 sosok intelektual di kalangan nasionalis yang
 Djambek dan mengancam hidupnya. Setelah    Ketika George McTurner Kahin, ahli Indonesia   universitas yang ditawarkan kepadanya ketika ia
 bercorak politik Islam. Natsir memanfaatkan
 ambruknya Demokrasi Terpimpin Sukarno,   tersohor dari Cornell University, bertemu   selesai masa pendidikan HBSnya.
                                                                                             6
 pendidikan  Barat  HBS-nya  yang  telah
 Natsir kembali masuk dalam masyarakat   dengannya pada tahun 1947 di Yogyakarta
 memberikan pemahaman yang mendalam atas                       Dari tulisan-tulisannya semenjak periode tahun
 sipil Orde Baru, tetapi ia menemukan sebuah   dalam periode penelitian S3-nya dalam bidang
 filsafat pencerahan Barat dan digunakannya                    1930an sampai dengan tulisan tahun 1970an
 masyarakat sipil yang sangat berbeda dengan   ilmu politik di Universitas Yale, ia terkejut
 untuk menyerang pandangan modernis-sekuler                    dan 1980annya, tampak muncul sosok yang
 masyarakat sipil demokratis yang ia temui pada   betapa sederhananya pakaian dari sosok Menteri
 dari  kaum  nasionalis  kiri.  Beberapa  polemik              penuh  amarah  akan posisi subordinat Islam
 awal kemerdekaan. Masyumi tidak akan pernah   Penerangan Indonesia itu.  Saking sederhana
 besarnya termasuk perdebatan Natsir dengan                    dalam masyarakat. Natsir melihat Islam dan
 hidup kembali sampai sekarang, dan sosok   pakaiannya, staf di kementeriannya bahkan
 Sukarno  dan  Soetomo  yang  memperkuat                       Muslim segaris dengan masyarakat pribumi
 Natsir  mulai berubah  menjadi  seorang  ulama   menyumbangkan  duit  untuk  membelikan
 posisinya sebagai salah satu tokoh intelektual                dan sehingga amarahnya terhadap kejatuhan
 sejati dengan pandangan yang konservatif.  pakaian yang lebih representatif untuknya.
                                                     5
 Muslim terkemuka Indonesia.                                   Islam adalah kemarahan terhadap kolonialisme
 Siapakah Natsir? Tamar Djaja dalam kata   Orang yang bersahaja dan tidak suka pamer,   dan imperialisme Barat. Dalam pandangannya,
 Periode ketiga adalah periode kompromi dan
 pengantar buku Natsir mengatakan bahwa   Natsir merupakan sosok intelektuil organik.   pergerakan melawan kolonialisme sejalan dengan
 demokrat  Natsir.  Ini  adalah  periode  semenjak
               Berbeda dengan Sukarno yang  dandy dan          naiknya Islam modernis politik di Timur Tengah
 pengangkatannya sebagai Menteri Penerangan   “Walaupun badannja ketjil tipis, kurus
               flamboyan, ataupun Mohammad Hatta dan           dan Hindia Belanda. Tetapi walaupun dalam
 pada Kabinet Sjahrir dan kabinet-kabinet lainnya   dan lemah, tetapi didalam dadanja
               Sutan  Sjahrir  yang  dipengaruhi  oleh  sosok   tulisan dan khotbahnya banyak yang berisi
 sepanjang berlanjutnya Revolusi Kemerdekaan,
 terkandung djiwa besar yang luar biasa.
               intelektuil Barat dan mencontoh fesyen dan      amarah terhadap apa yang dilihatnya sebagai
 serta periode Demokrasi Liberal ketika ia
 Ia jang selalu senjum dan seorang jang   perilaku sesuai dengan ide idealis intelektuil Barat   ketidak-adilan, dalam sosok kesehariannya
 menjabat  sebagai  Perdana  Menteri dan  Ketua
 tidak suka mengetjilkan hati tamu jang   itu, Natsir menolak Barat secara kategorikal.   ia  merupakan  orang  yang  jauh  dari  hal  itu.
 Faksi Masyumi di Parlemen. Pada periode ini,
 ingin bertjakap dengan dia, walaupun   Ia menolak asumsi Barat bahwa fondasi   Audrey Kahin yang  melakukan serangkaian
 sosok Natsir sebagai orang yang demokratis dan
 dari  golongan  rendah  mesti  dilajaninja,   akal dan ilmu itu berasal dari peradabannya   wawancara pada tahun 1970an diperkenalkan
 mau bekerja-sama muncul. Ia menunjukkan
 semua ini menjebabkan namanja semakin   ataupun dari agama Kristen. Sementara itu, ia   kepada Mohammad Natsir oleh George
 sebuah model politisi Islam yang sesuai dengan
 nilai-nilai Pancasila bangsa.   bertambah harum dikalangan masjarakat.   menemukan  fondasi itu  dalam  Islam.  Berbeda   Kahin, suaminya, yang memiliki hubungan
               dengan Mohammad Hatta yang merupakan            persahabatan yang erat dengannya. Audrey yang
 Ia terkemuka dikalangan tinggi dan
 Periode terakhir bisa disebut sebagai periode tua   seorang Muslim taat tetapi sangat kagum akan   pertama kali bertemu dengannya pada tahun
 tentu lebih terkemuka dikalangan
 Natsir dan dimulai dengan pemberontakkannya   Demokrasi Parlementer Eropa, Natsir percaya   1967 melihatnya sebagai seorang pemimpin yang
 rakjat murba. Sedjak Masjumi didalam
 terhadap  Sukarno  lewat  PRRI-Permesta.  bahwa jawaban atas masyarakat Indonesia tidak   penuh integritas, sosok yang sederhana, baik
 pegangan tangannja, nampak benar
 Periode ini melihat perubahan sikapnya   perlu menggunakan Eropa sebagai model. Ia   hati dan penuh rasa hangat. Seorang simpatisan
 kepesatan kemadjuan partai itu sehingga
 terhadap demokrasi yang diakibatkan karena   percaya bahwa Agama Islam sudah memiliki   Republik dari Inggeris menyebutnya sebagai
 diseluruh Indonesia sampai kepelosok2
 kegagalan pencapaian tujuan-tujuan politiknya   model yang paling tepat Indonesia. Kahin   seorang Sumatra yang berhalus tutur dengan
 serta ambruknya otoritas partai Masyumi yang   didirikan orang Masjumi, dan malah   mengaggap bahwa perbedaan antara Natsir   perilaku yang halus. Ia merupakan sosok dengan
 dideklarasikan sebagai organisasi terlarang   banjak perkumpulan2 Islam lainnja jang   dan Hatta dalam hal ini disebabkan karena   nilai-nilai yang dipegang teguh tetapi juga yang





 212  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  213
   220   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230