Page 234 - Perdana Menteri RI Final
P. 234

menjadi Sekretaris SIT dan mengusulkan SIT     Hatta dan juga Sjahrir sebagai sesama dari                              Natsir memang merupakan intelektuil yang serius   pesan tersebut tidak jadi disiarkan karena RRI
                           diubah namanya menjadi Sekolah Tinggi Islam    Minangkabau. Ketika Sjahrir mengusulkan                                 dan seringkali menempatkan banyak waktu untuk   terkena bom Belanda pada pagi harinya. Pesan
                           (STI). Selama menjadi Sekretaris STI Jakarta   Natsir sebagai Menteri Penerangan kepada                                membaca dan studi, tetapi ia juga menempatkan   Natsir diselundupkan oleh Wakil Menpen A.R.

                           Natsir juga masih menjabat sebagai Kepala Biro   Sukarno,  Sukarno   menjawabnya    dengna                             dirinya sebagai pemimpin masyarakat dan        Baswedan dalam bentuk stensilan dan, atas usaha
                           Pendidikan di Bandung. Sehingga Ia harus       positif dan mengatakan bahwa ia orang yang                              ulama; yang siap sedia menerima masyarakat     Mr. Sumanang, disiarkan dalam koran terbitan
                           bolak balik kembali antara Jakarta dan Bandung.   tepat untuk pekerjaan itu. Pada bulan Januari                        dari beragam lapisan. Ia mampu untuk membuat   Jakarta, Keng Po. Inti pesan dari Natsir adalah
                           Posisi ini kembali mendekatkan Natsir dengan   1946,  Natsir  menyusul  ke  Yogyakarta  guna                           orang merasa nyaman dan diperhatikan, tak      bahwa revolusi harus dilanjutkan dalam bentuk
                           kondisi politik di pusat Pemerintahan Jakarta.   mendirikan kembali Kementerian Penerangan di                          peduli apakah itu merupakan orang penting      perjuangan rakyat; dengan cara melakukan
                           Saat menjabat Sekretaris STI Jakarta ini Natsir   Jalan Kali Code kawasan Kota Baru. Hubugan                           ataupun rakyat jelata. Dan sehingga membuat    sabotase   untuk   menghindari   konsolidasi
                           biasanya ke Jakarta menumpang di rumah KH      antara Natsir dengan Sukarno menjadi dekat                              orang  segan untuk  berhadapan dengannya.      ekonomi dan politik Belanda serta melanjutkan
                                          43
                           Kahar Muzakkar.                                dan baik. Sukarno seringkali mengundangnya                              Karakter ini sangat bermanfaat sebagai Menteri   perjuangan dari daerah yang belum dikuasai oleh
                                                                          untuk sarapan pagi di Istana. Dalam salah satu                          Penerangan. Hubungannya dengan beragam         Belanda. 47
                           Setelah  Proklamasi  Kemerdekaan  Republik
                                                                          pertemuan, Sukarno mengatakan kepada Natsir:                            wartawan, baik asing maupun dalam negeri,
                           Indonesia 17 Agustus 1945. Natsir yang masih                                                                                                                          Pergerakan Natsir pada beberapa jabatan
                                                                          “Bung Natsir, kita kan berpolemik dulu ya?                              menimbulkan perasaan simpatis terhadap
                           menjabat Sekretaris STI Jakarta kemudian diajak
                                                                          Tetapi sekarang ini jangan kita buka-buka soal                          Republik Indonesia dan menepis propaganda      menteri penerangan lebih didominasi perannya
                           jalan-jalan KH Kahar Muzakkar dan bergabung
                                                                          itu lagi.” Sementara itu jawaban Natsir adalah:                         Belanda yang menggambarkan Republiken          dalam menjadi penghubung kabinet dengan
                           ke dalam Komite Nasional Indonesia Pusat
                                                                          “Tentu tidak. Dalam menghadapi Belanda                                  beserta elitnya sebagai orang-orang fanatik yang   permasalahan-permasalahan  di   daerah-
                           (KNIP). Bergabungnnya Natsir ke dalam KNIP
                                                                                                                                                                         46
                                                                          bagaimanapula. Nanti saja.” 45                                          anti-demokrat dan kejam.                       daerah. Terutama dengan beberapa separatisme
                           merupakan sebuah kebetulan karena diajak
                                                                                                                                                                                                 seperti Darul Islam Kartosuwiryo dan juga
                           KH Kahar Muzakkar. Awalnya Natsir hanya        Di periode ini, Natsir berubah dari polemisis                           Sentralnya peran Natsir dalam Kepresidenan     penyeleaian mandat Pemerintahan Darurat
                           menunggu  di  luar  ruangan.  Tetapi  KH  Kahar   dan antagonis pendukung politik Islam menjadi                        Sukarno  pada  periode  Revolusi  ini  terwujud   Republik Indonesia. Pada Juli 1949 Natsir
                           Muzakkar mendorongnya masuk dan mencatat       bagian daripada pemerintahan duumvirat Sukarno                          dalam hal seperti penulisan pidato Kemerdekaan
                                                                                                                                                                                                 diutus Mohammad Hatta untuk menyakinkan
                           namanya kepada petugas jaga. Natsir akhirnya   dan Hatta. Hubungan dengan Sukarno menjadi                              17 Agustus. Natsir bekerja-sama Roeslan
                                                                                                                                                                                                 Pemimpin PDRI Sjafrudin Prawiranegara
                           bergabung menjadi KNIP dan menduduki posisi    sangat dekat dan, seperti yang telah disebut diatas,                    Abdoelgani yang menjabat sebagai Sekjen        untuk  mengembalikan  mandat  PDRI  kepada
                           Badan Pekerja KNIP 25 November 1945. Posisi    Hatta menganggap Natsir sebagai anak emas bung                          Kementerian Penerangan untuk menggodok         Pemerintahan Pusat. Negosiasi ini berlangsung
                           ini  dijabat  Natsir  sampai  kemudian  diangkat
                                                                          Karno. Mereka menempatkan perjuangan untuk                              lima sila kementerian penerangan. Natsir juga   ditengah kekecewaan PDRI terhadap Persetujuan
                                                    44
                           sebagai Menteri Penerangan.                    kemerdekaan diatas segala perbedaan pandangan                           terlibat dalam berbagai perundingan Republik
                                                                                                                                                                                                 Roem-Royen dan juga lemahnya pemerintah
                                                                          dan ideologi. Hubungan dengan bung Hatta pun                            dengan Belanda sebagai anggota delegasi. Ketika   pusat terhadap diplomasi dengan Belanda.
                                                                                                                                                                                                                                       48
                           NATSIR DALAM PEMERINTAHAN:                     sangat baik, walaupun tidak bisa dikatakan dekat.                       Belanda melancarkan Serangan Agresi Militer
                           PERIODE KOMPROMI DAN DEMOKRASI
                                                                          Hatta dan Natsir punya perbedaan ideologi yang                          Keduanya dan menginvasi ibukota Yogyakarta,    Peran penting Natsir sebagai Menteri Penerangan
                           Natsir ditunjuk sebagai Menteri Penerangan     kental; karena Hatta menolak penempatan Islam                           Natsir  sedang berada di rumah  sakit Bethesda   dalam menyakinkan Sjafrudin Prawiranegara
                           pada beberapa kabinet Sjahrir II (12 Maret 1946-   sebagai basis ideologi negara Indonesia, tetapi juga                karena sakit. Beberapa hari sebelumnya, kabinet   tidak  lepas  dari  posisi  Mohammad  Roem
                           2 Oktober 1946) dan Sjahrir III (2 Oktober     karena karakter kedua orang ini cukup berbeda.                          menyetujui tawaran Perdana Menteri Nehru       sebagai Pemimpin Delegasi Persetujuan Roem
                           1946-27 Juni 1947) serta terakhir kali pada    Hatta merupakan seorang yang serius dan                                 dari India untuk mengundang Presiden Sukarno   Royen dan kemudian dilanjutkan dalam
                           Kabinet Mohammad Hatta (29 Januari 1948        tekun dalam membaca dan studi. Ia merupakan                             sebagai  tamu  negara  kesana.  Hal  ini  batal   Perundingan Komisi Meja Bundar. Keduanya
                           sampai dengan 29 Desember 1948. Penunjukan     seorang intelektuil gaya Barat yang kadang                              karena Agresi Militer Kedua Belanda. Sukarno,   adalah tokoh Masyumi yang harus diakurkan
                           Natsir sebagai Menteri Penerangan tidak bisa   terlihat sepi dan menyendiri, sementara itu Natsir                      Hatta dan Natsir telah mempersiapkan sebuah    Natsir di tengah kemelut internal Masyumi
                           dilepaskan dari kedekatan antara dirinya dengan   berkebalikannya.                                                     pidato kepada rakyat untuk disiarkan tetapi hal   yang  menolak   perancangan   pengalihan





                           222   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  223
   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238   239