Page 319 - Perdana Menteri RI Final
P. 319

Sukiman. Adapun menurut Prawoto, kegagalan   Ketika daftar anggota kabinet yang disusun   bahwa dibanding dengan Sidik Djojosukarto   mulai bekerja, PKI memberikan sambutan
 ini disebabkan oleh perbedaan intepreasi istilah   Wilopo diserahkan kepada Presiden, sebenarnya   yang sama-sama berasal dari PNI, Wilopo lebih   positif. Hal ini wajar terutama karena reputasi

 “kabinet yang kuat” dan komposisi kabinet. 6  tidak  langsung disetujui  dengan  alasan  bahwa   dapat bekerjasama dengan kelompok Masyumi.   baik Wilopo yang dikenal dekat dengan kaum
 Sukarno ingin berkonsultasi terlebih dahulu   Di sisi lain, hal ini juga menunjukan bahwa   buruh dan keberhasilannya dalam mengatasi
 Pada hari itu juga, tanggal 19 Maret 1952,
 dengan Wakil Presiden. Merespon pertanyaan   program Wilopo lebih dekat dengan Masyumi   masalah pemogokan di Sumatra Timur. Terlepas
 Sukarno  menunjuk  Wilopo  mengambil  alih   para wartawan atas keputusan Sukarno yang   dan Prawoto ketimbang, PNI dan Sidik.  dari itu semua, PKI menginginkan pembebasan

 tugas  formatur  dengan  tugas  membentuk   menunda  mengumumkan  kabinet  baru,  anggota-anggotanya yang ditahan pada era
 7
 kabinet yang kuat dengan dukungan parlemen.    Wilopo  hanya menyatakan perasaannya   TENAGA MUDA  Sukiman atas dasar SOB. 10
 Herbert  Feith  menyatakan  bahwa  alasan   lega telah melaksanakan tugasnya. Barulah
               Dalam kondisi politik yang sangat dinamis di
 Sukarno memilih Wilopo tidak didasarkan pada   pada 1 April, Presiden menyetujui rancangan   Besarnya antusiasme publik yang dapat dirasakan
               awal dekade 1950-an, koalisi sudah barang tentu
 nominasi  dari  partai-partai  melainkan  dibuat   kabinet Wilopo. Akan tetapi, dalam jangka   saat nama-nama anggota kabinet diumumkan
               merupakan faktor penting dalam menentukan
 oleh Presiden berdasarkan hasil pengamatannya   tiga hari yang sebenarnya pendek itu, sejumlah   untuk kali pertama menunjukan adanya rasa puas
               anggota kabinet. Kabinet yang dipimpin Wilopo,
 atas perkembangan yang berlangsung selama   kehebohan sudah muncul dalam masyarakat   sekaligus besarnya harapan terhadap personalia
               yang walaupun tidak dirancang untuk menjadi
 co-formatur  sebelumnya  bekerja.  Wilopo  yang disebabkan oleh sikap Sukarno yang tidak   kabinet yang diharapkan dapat menyuntikan
               kabinet koalisi namun peran dua partai dominan
 bekerja dengan cepat yang dimulainya dengan   langsung menyatakan pendapatnya atas usulan   energi baru bagi politik Indonesia waktu itu.
               yakni PNI dan Masyumi dan ditambah dengan
                                                               Masyarakat melihat bahwa kabinet ini banyak
 melakukan sejumlah  haering dengan partai-  yang disampaikan Wilopo. Pejabat Ketua
               enam partai lainnya tidak dapat diabaikan begitu
                                                               diisi oleh tenaga muda yang telah memiliki
 partai politik, seperti Masyumi yang diwakili   DPR, A.M. Tambunan menganggap langkah   saja. Dalam kabinet ini, PNI dan Masyumi
 oleh Prawoto ditemuinya pada sore di hari   Sukarno yang tidak langsung menyetujui usulan   sama-sama diwakili oleh empat menteri, 2 kursi   banyak pengalaman di bidang tata negara dan
 penunjukannya itu. Setelah sembilan hari bekerja   resmi  formatur  dapat  menimbulkan  masalah   menteri untuk PSI, dan lima partai lainnya yakni   pemerintahan. Pemimpin kabinet ini adalah

 sebagai formatur, Wilopo berhasil menyerahkan   baru, dan presiden dalam hal ini tidak lagi   PKRI, Parkindo, Parindra, Partai Buruh, dan   Wilopo yang berada pada saat itu tengah berada
 daftar calon personalia kabinet kepada Presiden.   berhak menolak rancangan kabinet yang secara   PSII masing-masing satu menteri. Di luar itu,   di awal usia empatpuluhan tahun. Ia dikenal
 8
 resmi telah diajukan formatur.  Desas-desus                   memiliki reputasi bagus dalam pemerintahan
 Keberhasilan ini tidak dapat dilepaskan dari peran   terdapat  tiga  menteri  yang  bukan  berasal  dari
 yang kemudian berkembang menduga bahwa                        maupun bidang pengabdian lainnya, seperti yang
 co-formatur sebelumnya yang telah merumuskan   partai.
 presiden belum setuju dengan nama menteri luar                telah didedikasikannya melalui Taman Siswa
 program-program kabinet dan menegosiasikan
 negeri yang diusulkan Wilopo yakni Moekarto   Keikutsertaan PSI untuk mengisi posisi menteri   dan Perguruan Nasional. Selain itu, banyak yang
 sejumlah hal penting lainnya. Sebelumnya
 Notowidigdo dari PNI, yang menjadi salah   ekonomi dalam kabinet bukan hanya menjadi   meyakini kekuatan kabinet ini terletak pada
 antara Prawoto Mangkusasmito dan Sidik
 satu perwakilan Indonesia di PBB saat pertama   penunjukan yang tepat karena kapasitas   kemampuan dalam bekerja yang dikombinasikan
 Djojosukarto telah saling sepakat bahwa Wilopo
 9
 kali negara ini diterima keanggotaannya.  Oleh   Soemitro Djojohadikoesoemo yang dikenal   dengan sikap bersahaja sebagaimana pembawaan
 dipandang paling pas dan mampu menjalankan
 karena permasalahan itu, hingga bulan April,   sebagai ekonom yang handal, namun secara   Wilopo yang tenang, sederhana, demokratis, dan
 tugas sebagai pemimpin kabinet sebagai Perdana
 Wilopo mengampu jabatan menteri Luar Negeri   politis juga memperlemah kekuatan kelompok   tidak konfrontatif terhadap lawan politiknya.
 Menteri. Nama-nama lain yang diusulkan tetapi
 ad interim.   oposisi. Pada era kabinet sebelumnya, PSI—      Karakter personal semacam itu tentu sangat
 masih dalam taraf ‘tawar-menawar’ dan belum
               bersama dengan PKI dan sejumlah partai          dibutuhkan dalam mengarungi situasi politik
 sepenuhnya memperoleh persetujuan adalah Sri   Posisi  Wakil Perdana Menteri  merupakan   kecil lainnya—memainkan peran penting
                                                               Indonesia di awal dekade 1950-an.
 Sultan Hamengkubuwana IX dan M. Roem.   bagian yang menarik dalam proses pembentukan   dalam membuat serangan-serangan kepada
 Wilopo yang kemudian mengambil alih proses   Kabinet Wilopo. Jabatan ini diisi oleh Prawoto   pemerintah. Dengan masuknya PSI ke dalam   Figur penting lain yang juga seusia dengan Wilopo
 pembentukan kabinet, mengeksekusi  dengan   Mangkusasmito yang sebelumnya—bersama   kabinet, dapat dipastikan PKI akan kehilangan   adalah Menteri Dalam Negeri, Mr. Mohammad
 baik  apa yang  telah dimulai oleh  formatur   Sidik Djojosukarto—telah gagal membentuk   tandem lamanya dalam membangun kekuatan   Roem. Roem yang memulai pendidikannya dari
 sebelumnya.   kabinet. Tampaknya hal ini dapat menunjukan   oposisi. Pada perkembangannya, ketika kabinet   sekolah  desa  (volkschool)  hingga  memperoleh





 306  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  307
   314   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324