Page 321 - Perdana Menteri RI Final
P. 321
gelar Sarjana di bidang Hukum pada RHS Menteri Perhubungan dan Leimena sebagai
merupakan tipe pemikir tangguh yang telah Menteri Muda Kesehatan.
terlibat dalam sejumlah diplomasi penting, dan
Nama menteri lain dalam kabinet ini yang sangat
kaya akan pengalaman dalam bidang birokrasi.
berpengaruh, baik karena kiprahnya maupun
Meskipun termasuk dalam kategori politisi yang
kharismanya adalah Sultan HB IX yang menjabat
mahir dalam bekerja, namun sedikit berbeda
sebagai Menteri Pertahanan. Raja Kasultanan
dengan Wilopo, Roem cenderung lebih frontal
Yogyakarta yang menghabiskan masa kecil
dalam menghadapi lawan politiknya. Beberapa
hingga dewasanya di luar tembok istana dan
serangan diarahkan kepada Roem yang berasal
lebih banyak hidup bersama keluarga Belanda
dari Masyumi saat ia tengah mempersiapkan
dikenal sebagai tokoh yang demokratis. Melihat
Rancangan Undang-undang Pemilu, yang
perkembangan hubungan sipil-militer pada era
dianggap oleh para lawan politiknya sebagai
Presiden Sukarno memberikan keterangan kepada
para wartawan mengenai terbentuknya kabinet usaha untuk memenangkan partainya. sebelumnya terutama pada era Sukiman, Sultan
Wilopo. memegang jabatan yang berat. Akan tetapi di
Sejumlah nama mantan menteri pada Kabinet luar dugaan, penunjukannya dapat diterima
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
Natsir turut masuk dalam kabinet ini. Dua luas oleh pihak militer. Tampaknya relasi saat
diantaranya dikenal pula sebagai intelektual masa revolusi fisik di Yogyakarta yang membuat
berpengaruh yakni Soemitro dan Bahder namanya senantiasa harum di kalangan pejuang,
Djohan, keduanya juga mengabdikan diri dan pengalamannya sebagai menteri pertahanan
sebagai guru besar di UI. Soemitro mengenyam pada Kabinet Hatta II, sangat berpengaruh atas
pendidikan paling prestisius di antara nama- penerimaan ini.
nama lainnya yakni di Sorbonne Paris dan
Economische Hogeschool Rotterdam, adapun Di awal masa kerjanya, Kabinet Wilopo membawa
Bahder Djohan yang pada masa mudanya angin segar dan harapan akan munculnya
berkawan dekat dengan Hatta adalah seorang perubahan berarti dalam pemerintahan. Kabinet
Indische Art lulusan STOVIA. Selain dua orang ini bukan hanya memperoleh restu dari Presiden,
itu, terdapat pula nama-nama yang karena melainkan pula mampu menguasai suara mayoritas
keahliannya selalu memperoleh posisi pada di parlemen dengan skema koalisi yang dibangun.
kabinet-kabinet terdahulu yakni Djuanda, dan Pada sisi lain, dengan dimasukannya tiga nama
Leimena. Djuanda adalah seorang insinyur dari mentri di luar anggota partai, ditambah lagi
THS Bandung yang tidak berasal dari partai dengan figur-figur veteran dari kalangan politisi;
politik manapun, sedangkan Leimena yang birokrat; maupun perancang, membuat kabinet
berasal dari Ambon menamatkan pendidikannya Wilopo dalam beberapa hal memiliki ciri sebagai
sebagai dokter di STOVIA merupakan salah sebuah kabinet kerja dengan mengakomodir
satu pendiri Partai Kristen Indonesia. Keduanya tokoh-tokoh ulung dan profesional. Selebihnya,
Mr. Wilopo memberikan keterangan kepada para
merupakan tipe teknokrat masa itu yang telah masyarakat melihat kapasitas besar para anggota
wartawan mengenai pembentukan kabinetnya.
mengabdikan diri sebagai menteri sejak Kabinet kabinet yang memiliki komitemen untuk siap
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
Sjahrir II, dimana Djuanda menjabat sebagai bekerjasama.
308 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 309

