Page 328 - Perdana Menteri RI Final
P. 328
terutama yang menggunakan bahan-bahan semi-mewah walaupun kurang berhasil untuk pemerintah perlu melakukan pengurangan Wilopo. Terkait dengan persoalan ini, Indonesia
yang tersedia di Indonesia. Pencapaian selama mencegah kenaikan harga domestik. pengeluaran lebih dari Rp. 4 miliar atau mencapai melakukan serangkaian pembicaraan yang cukup
kabinet ini memerintah dalam bidang industri lebih dari 25% dari total pengeluaran pada tahun rumit dengan Amerika untuk mengubah isi
Sebagaimana orang mengenal Wilopo sebagai
ditunjukan dengan dibangunnya pabrik semen 1952. Implementasi dari kebijakan ini adalah perjanjian yang sudah diteken Menteri Ahmad
sosok yang hemat dan sederhana, pencapaian
di Gresik dan pabrik pemintalan di Cilacap. harus dilakukannya rasionalisasi jumlah abdi Subardjo. Diawali pada Mei 1952, kedutaan besar
besar di bidang ekonomi yang diciptakan pada
negara. Konsekwensinya, pemerintah harus di Washington yang diperintahkan Perdana
Usaha untuk membantu industri tekstil dalam era kepemimpinannya juga merupakan hasil dari
menghentikan setidaknya 150.000 orang pada Menteri untuk melakukan pembicaraan tentang
negeri juga memberi perbaikan siginfikan. penghematan yang dilakukan dengan banyak
daftar gaji dari negara. Kebijakan ini dilakukan kemungkinan bagi Indonesia memperoleh
Hal ini ditunjukan dari meningkatnya jumlah sekali pengetatan pengeluaran. Salah satu
dengan tidak lagi menambah aparatur sipil. Untuk bantuan yang lebih longgar.
produksi yang mencapai hampir dua kali lipat. tindakan yang ditempuh Wilopo adalah dengan
dinas militer, kabinet ini melakukan langkah
Pada pertengahan tahun 1953, industri tekstil melancarkan “Austerity Program”. Kebijakan ini Pembicaraan lain dilakukan di Indonesia yang
yang lebih berani, yang ketika usaha yang sama
dalam negeri telah mampu menghasilkan 41 adalah usaha untuk menghentikan kenaikan mempertemukan Wilopo dengan Merle Cochran.
dilakukan pada era sebelumnya, menimbulkan
kain juta meter rata-rata per-tahun, yang jauh pendapatan para menteri yang sudah diputuskan Dalam meghadapi Duta Besar Amerika yang kaya
masalah besar bagi pemerintah. Misalkan pada
melonjak dari jumlah yang dapat diproduksi pada era Sukiman. Berkaitan dengan usulan berpengalaman yang telah memegang jabatan itu
1948 ketika Hatta dengan bantuan Simatupang
17
pada tahun 1951 yakni sebesar 23 juta meter. kenaikan gaji pegawai per 1 Mei 1952 sebesar sejak 1949 dan yang sedang mempertaruhkan
dan Nasution melakukan rasionalisasi tentara,
18
Pada sisi lain, usaha untuk mencukupi kebutuhan 20% yang sudah tidak dapat lagi dianulir, reputasinya, Wilopo memperlihatkan kharisma
terdapat ribuan pejuang yang mengalami
sandang dengan cara impor pemusatan impor Wilopo tetap memberikan kenaikan tersebut pribadinya sebagai politisi matang dengan
demobilisasi, dan kemudian melahirkan banyak
dan distribusi di tangan satu organisasi koperasi namun menghentikan tunjangan beras kepada tingkat kesabaran yang luar biasa dan sikap
kekecewaan dan perlawanan dari pihak-pihak
“produsen batik” kurang begitu berhasil dan pegawai yang diterimakan menjelang hari hati-hati yang tinggi. Karena gentingnya isu
yang merasa dirugikan. Pada era Wilopo, usaha
tampaknya malah melahirkan spekulan. raya—gagasan yang dulu berasal darinya ketika yang dibicarakan keduanya, pernah dalam suatu
untuk melakukan rasionalisasi tentara dijalankan
menjadi menteri pada era Sukiman. Sekali kesempatan, Merle Cochran menyampaikan
melalui kementrian Pertahanan yang dipimpin
Para pengamat mengakui bahwa kabinet Wilopo
lagi, pelaksanaan program penghematan hanya memilih untuk mengundurkan diri dari pada
memiliki prestasi besar dalam bidang ekonomi. Sri Sultan Hamengkubuwana dengan tujuan
dapat dilaksanakan dengan adanya keteladanan gagal mempertahankan kesepakatan yang sudah
Pemerintahan Wilopo berhasil menahan defisit untuk modernisasi angkatan bersenjata sehingga
yang baik dari sosok yang mampu menghayati dibuat sebelumnya. Dalam hal ini, Cochran
tercipta tentara yang kuantitasnya tidak terlalu
yang semula diproyeksikan akan tembus angka
penderitaan rakyat dan mampu menahan diri memang berada dalam posisi serba sulit karena
besar namun memiliki kualitas yang unggul.
4 milyar, hingga hanya mencapai angka kurang
dari godaan-godaan kekuasaan. Sehingga, ia mempertaruhkan kredibilitasnya sebagai
dari 3 milyar pada akhir tahun 1952. Bahkan saat
ketika berkuasa, Wilopo memilih untuk tidak diplomat, dan pada sisi lain kepentingan dan
kabinet ini jatuh, angka defisit tetap masih lebih PERKEMBANGAN POLITIK DAN AKHIR
menerima pendapatan lebih agar negara dapat KABINET WILOPO reputasi negaranya. Demikian pula Wilopo yang
kecil dari yang seharusnya terjadi yang bertahan
berhemat dan tidak membebani rakyat. bukan hanya mempertaruhkan posisinya sebagai
hingga pertengahan tahun 1953. Keberhasilan Saat memulai kerjanya, Wilopo mewarisi
Perdana Menteri—yang bisa dibayangkan betapa
Wiloo dalam menahan defisit dilakukan melalui Selain itu, pemerintah juga banyak melakukan sejumlah persoalan politik yang pelik dari
besar serangan apabila ia gagal menyelesaikan
serangkaian kebijakan untuk menutup neraca reorganisasi keuangan yang ditujukan untuk kabinet sebelumnya. Salah satunya adalah
MSA—melainkan pula masa depan politik luar
pembayaran luar negeri yang berhasil dengan menciptakan penghematan melalui pemotongan menyangkut posisi politik luar negeri Indonesia
negeri Indonesia yang dijanjikan untuk tetap
yang baik, politik industrialisasi yang secara tidak anggaran yang besar pada sejumlah kementrian yang cenderung mengarah ke Blok Barat.
aktif dalam usaha memelihara perdamaian dunia
dinyanya juga memperoleh peningkatan dari dan badan pemerintahan lainnya dan Diterimanya bantuan Mutual Security Act, yang
dalam posisi yang netral.
kenaikan harga minyak, yang dikombinaiskan pengurangan-penguranan belanja pemerintah. membuat kabinet sebelumnya mengembalikan
dengan politik impor yang cukup efektif Guna memperoleh anggaran untuk tahun 1953, mandat, menjadi tantangan besar yang dapat Pada akhirnya, Indonesia berhasil mengubah
dalam membatasi barang-barang mewah dan Kementrian Keuangan menghitung bahwa diselesaikan dengan baik pada masa Kabinet bentuk perjanjian dan hubungan kerjasama biasa
316 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 317

