Page 407 - Perdana Menteri RI Final
P. 407

gagal untuk meyakinkan PNI menjadi bagian       beberapa dari program awal yang telah
               dari koalisi. PNI menempatkan dirinya sebagai   dirancangnya. Ada beberapa program yang

               oposisi pemerintah. Sementara itu PKI terus-    sulit untuk bisa diwujudkan, termasuk masalah
               menerus berada di luar pemerintahan dan         penurunan inflasi yang cukup tinggi, serta soal
               menjadi oposisi.                                pengurangan korupsi. Walau begitu, di antara
                                                               kabinet-kabinet lain, tak dapat dipungkiri bahwa
               Kabinet Burhanuddin ini merupakan kabinet
                                                               Kabinet Burhanuddin ini termasuk yang paling
               pertama Indonesia yang tidak jatuh akibat mosi
                                                               sukses dalam menyelenggarakan programnya.
               tidak percaya. Kabinet ini cukup kuat karena
               mendapat dukungan dari Wakil Presiden           Kabinet  ini  juga  merupakan  kabinet  tes  dari
               Mohammad Hatta dan TNI, walaupun Presiden       kalangan profesional yang banyak bercokol
               Sukarno tidak terlalu simpatik terhadapnya.     di partai-partai kanan seperti Masyumi dan
               Kabinet ini juga kuat karena adanya batas       PSI. Hal ini tercermin dari pengangkatan
 Anggota Kabinet Burhanuddin Harahap.  waktu  pemerintahan  mengurangi  keinginan   Sumitro  Djojohadikusumo  dari  PSI  sebagai
                                                         31
               partai   oposisi  untuk    menjatuhkannya.      Menteri Keuangan. Sumitro Djojohadikusumo
 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
               Walaupun kabinet ini dianggap sebagai kabinet   merupakan mantan menteri keuangan pada
               demisioner dengan waktu akhir yang jelas,       Kabinet Wilopo dan menteri perdagangan
               yang menakjubkan dari Kabinet Burhanuddin       dan industri dari Kabinet Natsir. Mr. Lukman
               adalah  ambisinya dalam membawa perubahan-      Wiriadinata dari PSI diangkat sebagai Menteri
               perubahan signifikan dalam permasalahan         Kehakiman serta Dr. J. Leimena dari Parkindo
               Indonesia. Tak dapat dipungkiri bahwa ini       sebagai Menteri Kesehatan. Menteri Luar
               merupakan kabinet demisioner yang paling        Negeri dipilih seorang diplomat karir yang juga
               sukses dalam sejarah Indonesia; menangani hal-  merupakan perwakilan Parkindo, Anak Agung
               hal berat dari kondisi ekonomi, korupsi sampai   Gde Agung. Koalisi ini melibatkan partai-partai
                                                               dalam seluruh spektrum politik Indonesia.
               penyelenggaraan pemilu dan memulai proses
                                                               Memang  Masyumi  menolak  partai-partai  kiri,
               hubungan antar-selatan yang berkulminasi
                                                               seperti PKI, tetapi partai nasionalis kiri tetap
               dalam bentuk penyelenggaraan Konferensi Asia
                                                               dilibatkan. PNI mendapatkan satu kursi yang
               Afrika di Bandung.
                                                               diisi oleh Ir. Laoh sebagai Menteri Perhubungan,
               Ada tujuh program kabinet yaitu; mengembalikan   sementara itu ada dua Menteri dari Partai
               kewibawaan moril pemerintahan, melaksanakan     Buruh, yaitu Asrarudin sebagai Menteri Muda

               pemilihan umum, menyelesaikan undang-           Perhubungan dan I. Tedjakusuma sebagai
               undang desentralisasi, menghilangkan faktor     Menteri Buruh. Tapi tak dapat dipungkiri bahwa
               penyebab inflasi, meneruskan perjuangan         Kabinet ini berat pada partai-partai kanan,
               untuk mengembalikan Irian Barat, serta          termasuk partai agama seperti Partai Katolik,
 Sidang Kabinet Burhanuddin Harahap di Jakarta
               mengembangkan politik kerja-sama Asia Afrika    dengan IJ Kasimo menjadi Menteri Keuangan,
 12 Agustus 1955.
                                                32
               berdasarkan politik bebas aktif.  Kabinet       dan Parkindo, dengan J. Leimena menjabat
 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
               Burhanuddin Harahap berhasil menyelesaikan      sebagai Menteri Kesehatan. Danu Ismadi dari




 394  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  395
   402   403   404   405   406   407   408   409   410   411   412