Page 374 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 374
penting dari tarekat, silsilah menjadi pengikut biasa (mansub). Setelah itu, tarekat. Dalam hal ini, tarekat sering (w. 1258), pendiri tarekat Sadhiliyah di
semacam kartu nama dan legitimasi mereka akan menjadi murid untuk dipahami sebagai institusi organisasi Afrika Utara.
sebuah tarekat, sebagai tolak ukur selanjutnya dipercaya sebagai pembantu formal atau semi formal yang bergerak
apakah tarekat itu mu’tabarah (dianggap Syaikh (khalifah-nya). Pada tahap akhir, di bidang agama, sosial, ekonomi, dan Di dunia Melayu, tradisi sufisme sudah
sah) atau tidak. Silsilah tarekat adalah mereka akan diangkat sebagai guru bahkan politik. 70 terlihat bahkan dalam teks klasik
”nisbah”, hubungan guru terdahulu yang mandiri atau sering disebut dengan seperti Hikayat Raja-Raja Pasai. Hal
sambung-menyambung antara satu sama mursyid. 68 Pada titik tertentu, keberhasilan ini nampak antara lain dalam proses
lain sampai kepada Nabi. 67 gerakan Guru mursyid tidak lepas konversi keislaman raja Melayu, yang
Sekitar abad ke-12, pengertian tarekat dari adanya jaringan tarekat yang digambarkan melalui mimpi bertemu
Keterlibatan seseorang di dalam mengalami perkembangan menjadi menekankan kepatuhan dan solidaritas dengan Nabi Muhammad. Hikayat
kehidupan tarekat dimulai dengan persaudaraan kaum sufi (sufi brotherhood). anggota. Bermodal karisma, selain secara rinci menceritakan bahwa
pengambilan sumpah (bay’at) dari Inilah pengertian tarekat yang kedua, mampu menarik banyak pengikut, Merah Silu—nama pra-Muslim Malik
murid di hadapan syaikh, setelah sang tarekat sebagai suatu komunitas yang Guru mursyid juga tampil secara al-Saleh—suatu saat bermimpi bertemu
murid melakukan tobat dari segala diikat oleh sejumlah aturan tertentu efektif, baik dalam penyiaran Islam, Nabi Muhammad, yang meminta dan
maksiat. Setelah itu sang murid mulai (seperti gaya hidup, amalan-amalan penentangan terhadap upaya-upaya membimbingnya supaya mngucapkan
menjalani tarekat, sehingga mencapai religius, dan cita-cita) yang dipimpin anti-Islam, serta dalam perlawanan kalimah shahadat. Nabi Muhammad
kesempurnaan dengan ditandai oleh seorang syaikh atau guru terhadap kolonialisme Barat. Hal ini kemudian memberinya nama Malik
penerimaan‘ijazah. Baru setelah itu, sang mursyid. Secara umum, mursyid dapat berlaku di banyak wilayah di dunia, tak al-Saleh dengan gelar Sultan. Sejak itu
69
murid diperkenankan untuk menjadi dikategorikan ke dalam dua kelompok: terkecuali di Asia Tenggara. Merah Silu telah menjadi Muslim. 71
khalifah syaikh, dengan mendirikan dan pertama, mereka yang terpanggil untuk Cerita tersebut di atas bisa dilihat sebagai
atau memimpin cabang tarekat di daerah mempraktikkan kehidupan mistis dan Khususnya sejak abad ke-13, sufisme ungkapan yang memiliki nuansa dan
lain. Karena itu, dalam tarekat terdapat asketis yang menghasilkan banyak karya bersama dengan tareket tengah berjaya kecenderungan sufistik. Proses mimpi
tiga ciri umum, yaitu syaikh, murid, dan sufisme, dan ia dikenal lewat karya dalam wacana intelektual keagamaan di diakui sebagai bagian dari praktik
bay’at. Ketiganya, berbaur dalam sebuah tersebut oleh para muridnya. Kadang- dunia Muslim. Abu Hamid al-Ghazali keagamaan para sufi, sebagai sarana
pola ajaran dan ritual yang khusus, kadang ia diikuti oleh sejumlah pengikut (w. 1111), Ibn ‘Arabi (w. 1240), ‘Abdul proses transmisi ilmu-ilmu keislaman.
yang berbeda antara tarekat yang satu yang menganggapnya sebagai special Qadir al-Jailani (w. 1166), adalah sederet Bahkan al-Ghazali berpendapat bahwa
dengan tarekat yang lain. Para pengikut figure yang dapat mengikat mereka nama sufi terkenal yang hidup dalam apa yang muncul dalam mimpi adalah
tarekat, mendapatkan pengajaran yang untuk mengikuti dan menjalankan bentang waktu sejarah yang berdekatan sebuah perumpamaan (mithal); mimpi
diwariskan secara turun-temurun sejak ajaran dan pemikirannya. Kelompok dengan masa awal berlangsungnya merupakan bentuk pengalaman spiritual
dari sang pendiri tarekat pertama hingga pertama ini sudah ada sejak awal sejarah proses Islamisasi di Nusantara. Pada yang dimiliki para sufi. 72
pada guru mursyid melalui silsilah Islam pasca-wafatnya Nabi Muhammad. era yang sama, dikenal pula nama-
para guru tarekat. Secara kronologis, Kedua, mereka yang sudah diikat oleh nama seperti Najm al-Din al-Kubra (w. Berkaitan dengan pelembagaan dan
keterlibatan mereka dalam tarekat suatu aliran tertentu dan merupakan 1221), pendiri tarekat Kubrawiyah di perkembangan tarekat di Asia Tenggara,
dimulai dengan bergabung sebagai suatu persaudaraan yang sering disebut Asia Tengah, dan Abu Hasan al-Sadhili tidak diketahui secara pasti tarekat
362 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 363

