Page 375 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 375

penting dari tarekat, silsilah menjadi   pengikut biasa (mansub). Setelah itu,   tarekat. Dalam hal ini, tarekat sering   (w. 1258), pendiri tarekat Sadhiliyah di
 semacam kartu nama dan legitimasi   mereka akan menjadi murid untuk   dipahami sebagai institusi organisasi   Afrika Utara.
 sebuah tarekat, sebagai tolak ukur   selanjutnya dipercaya sebagai pembantu   formal atau semi formal yang bergerak
 apakah tarekat itu mu’tabarah (dianggap   Syaikh (khalifah-nya). Pada tahap akhir,   di bidang agama, sosial, ekonomi, dan   Di dunia Melayu, tradisi sufisme sudah
 sah) atau tidak. Silsilah tarekat adalah   mereka akan diangkat sebagai guru   bahkan politik. 70  terlihat bahkan dalam teks klasik
 ”nisbah”, hubungan guru terdahulu   yang mandiri atau sering disebut dengan   seperti Hikayat Raja-Raja Pasai. Hal
 sambung-menyambung antara satu sama   mursyid.  68  Pada titik tertentu, keberhasilan   ini nampak antara lain dalam proses
 lain sampai kepada Nabi. 67  gerakan Guru mursyid tidak lepas   konversi keislaman raja Melayu, yang
 Sekitar abad ke-12, pengertian tarekat   dari adanya jaringan tarekat yang   digambarkan melalui mimpi bertemu
 Keterlibatan seseorang di dalam   mengalami perkembangan menjadi   menekankan kepatuhan dan solidaritas   dengan Nabi Muhammad. Hikayat
 kehidupan tarekat dimulai dengan   persaudaraan kaum sufi (sufi brotherhood).   anggota. Bermodal karisma, selain   secara rinci menceritakan bahwa
 pengambilan sumpah (bay’at) dari   Inilah pengertian tarekat yang kedua,   mampu menarik banyak pengikut,   Merah Silu—nama pra-Muslim Malik
 murid di hadapan syaikh, setelah sang   tarekat sebagai suatu komunitas yang   Guru mursyid juga tampil secara   al-Saleh—suatu saat bermimpi bertemu
 murid melakukan tobat dari segala   diikat oleh sejumlah aturan tertentu   efektif, baik dalam penyiaran Islam,   Nabi Muhammad, yang meminta dan
 maksiat. Setelah itu sang murid mulai   (seperti gaya hidup, amalan-amalan   penentangan terhadap upaya-upaya   membimbingnya supaya mngucapkan
 menjalani tarekat, sehingga mencapai   religius, dan cita-cita) yang dipimpin   anti-Islam, serta dalam perlawanan   kalimah shahadat. Nabi Muhammad
 kesempurnaan dengan ditandai   oleh seorang syaikh atau guru   terhadap kolonialisme Barat. Hal ini   kemudian memberinya nama Malik
 penerimaan‘ijazah. Baru setelah itu, sang   mursyid.  Secara umum, mursyid dapat   berlaku di banyak wilayah di dunia, tak   al-Saleh dengan gelar Sultan. Sejak itu
 69
 murid diperkenankan untuk menjadi   dikategorikan ke dalam dua kelompok:   terkecuali di Asia Tenggara.  Merah Silu telah menjadi Muslim. 71
 khalifah syaikh, dengan mendirikan dan   pertama, mereka yang terpanggil untuk   Cerita tersebut di atas bisa dilihat sebagai
 atau memimpin cabang tarekat di daerah   mempraktikkan kehidupan mistis dan   Khususnya sejak abad ke-13, sufisme   ungkapan yang memiliki nuansa dan
 lain. Karena itu, dalam tarekat terdapat   asketis yang menghasilkan banyak karya   bersama dengan tareket tengah berjaya   kecenderungan sufistik. Proses mimpi
 tiga ciri umum, yaitu syaikh, murid, dan   sufisme, dan ia dikenal lewat karya   dalam wacana intelektual keagamaan di   diakui sebagai bagian dari praktik
 bay’at. Ketiganya, berbaur dalam sebuah   tersebut oleh para muridnya. Kadang-  dunia Muslim. Abu Hamid al-Ghazali   keagamaan para sufi, sebagai sarana
 pola ajaran dan ritual yang khusus,   kadang ia diikuti oleh sejumlah pengikut   (w. 1111), Ibn ‘Arabi (w. 1240), ‘Abdul   proses transmisi ilmu-ilmu keislaman.
 yang berbeda antara tarekat yang satu   yang menganggapnya sebagai special   Qadir al-Jailani (w. 1166), adalah sederet   Bahkan al-Ghazali berpendapat bahwa
 dengan tarekat yang lain. Para pengikut   figure yang dapat mengikat mereka   nama sufi terkenal yang hidup dalam   apa yang muncul dalam mimpi adalah
 tarekat, mendapatkan pengajaran yang   untuk mengikuti dan menjalankan   bentang waktu sejarah yang berdekatan   sebuah perumpamaan (mithal); mimpi
 diwariskan secara turun-temurun sejak   ajaran dan pemikirannya. Kelompok   dengan masa awal berlangsungnya   merupakan bentuk pengalaman spiritual
 dari sang pendiri tarekat pertama hingga   pertama ini sudah ada sejak awal sejarah   proses Islamisasi di Nusantara. Pada   yang dimiliki para sufi. 72
 pada guru mursyid melalui silsilah   Islam pasca-wafatnya Nabi Muhammad.   era yang sama, dikenal pula nama-
 para guru tarekat. Secara kronologis,   Kedua, mereka yang sudah diikat oleh   nama seperti Najm al-Din al-Kubra (w.   Berkaitan dengan pelembagaan dan
 keterlibatan mereka dalam tarekat   suatu aliran tertentu dan merupakan   1221), pendiri tarekat Kubrawiyah di   perkembangan tarekat di Asia Tenggara,
 dimulai dengan bergabung sebagai   suatu persaudaraan yang sering disebut   Asia Tengah, dan Abu Hasan al-Sadhili   tidak diketahui secara pasti tarekat



 362  Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   363
   370   371   372   373   374   375   376   377   378   379   380