Page 391 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 391

absolut yang berpijak pada prinsip   sejumlah ulama juga tampil   Desa perdikan merupakan desa yang   kerajaan Islam penting dan berpengaruh
 monarki ini diabsahkan oleh kaum   mendukung politik kerajaan absolut.  mendapat perlakuan khusus (privilege)   pada abad ke-13. 123
 ulama dan pemikir politik Suni.   dari raja dengan tiga fungsi, yaitu
 Absolutisme kerajaan di Timur Tengah   memelihara makam tokoh keagamaan,   Marco Polo (1254-1324), misalnya,
 inilah yang kemudian menemukan   Pendidikan  tempat pembelajaran, dan masjid.   pernah merekam aktivitas pendidikan
 transmisinya ke kawasan Islam dunia   Seperti halnya hukum dan sufisme,   Biasanya penghuni desa perdikan adalah   di Samudera Pasai dengan sangat baik.
 Melayu, dan umumnya Asia Tenggara.   pendidikan turut berperan penting   pimpinan Islam dan para pengikutnya.   Ia memotret kegiatan masyarakat
 Begitu pula seperti halnya di Timur   dalam perkembangan Islam di Asia   Menurut catatan para sarjana, dari   Muslim di Perlak pada sekitar tahun
 Tengah, absolutisme kerajaan itu   Tenggara. Dalam proses islamisasi,   241 desa perdikan hanya sebagian kecil   1292. Sebagai sebuah kota Islam yang
 mendapatkan legitimasi agama.  pendidikan menjadi salah satu jalur   (sekitar 7) yang di dalamnya terdapat   dikelilingi oleh daerah-daerah non-
 masuknya Islam, selain perdagangan,   lembaga pendidikan pesantren.    Islam—kuat menganut kepercayaan
                                        121
 Bila demikian, bukan sesuatu yang   perkawinan, politik/birokrasi, sufisme,   Sedangkan wakaf merupakan mekanisme   animisme dan dinamisme—Perlak
 paradoks, seperti disinyalir Reid   dan kesenian.  Pendidikan menjadi   dalam Islam di mana seseorang, baik   menjadi ruang interaksi antara warga
 118
 (1993c: 84), jika Islam memang telah   media interaksi antara masyarakat lokal   penguasa maupun orang biasa yang   muslim dengan pedagang Arab.  Di
                                                                                 124
 memberi sumbangan bagi pembentukan   dengan para penyebar Islam awal di Asia   kaya secara ekonomi, mendermakan   bawah kekuasaan Sultan Mahdum
 kerajaan absolut di dunia Melayu   Tenggara, baik para pedagang, mubaligh   harta miliknya untuk kepentingan   Alauddin Muhammad Amin (1243-1267)
 prakolonial. Bukanlah sesuatu yang   atau pengajar agama, dan sufi.  agama. Steenbrink (1986) mencatat   institusi pendidikan tinggi dibangun
 mengherankan jika para ulama telah   bahwa jumlah pesantren yang berasal   dan menjadikan Samudera Pasai
 memberi legitimasi keagamaan untuk   Tidak terdapat kesepakatan di kalangan   dari dana wakaf tidak banyak, meskipun   sebagai wilayah yang kaya akan tradisi
 memperkuat kerajaan absolut di dunia   para sarjana perihal kapan pertama   ia tidak memerinci angkanya. 122  intelektual Islam.
 Melayu-Indonesia. Bahkan, ketika Islam   kalinya lembaga pendidikan Islam di
 semakin kuat sebagai ideologi politik   Asia Tenggara muncul. Jika di masa   Kiranya, pertemuan budaya (cultural   Hal tersebut berlangsung lama,
 kerajaan dan para ulama telah semakin   selanjutnya muncul apa yang kita kenal   encounter) antara tradisi mandala, desa   bahkan ketika Ibn Battutah (1304-77)
 mapan sebagai elit kerajaan—antara   sebagai pesantren, surau, atau dayah,   perdikan—sebagai tradisi lokal—ajaran   mendatanginya pada pertengahan abad
 lain dengan pososinya sebagai shaikhul   tidak ada catatan pasti kapan lembaga   wakaf, ajaran Islam tentang talab al-  ke-14 suasana tersebut masih terjaga.
 Islam—absolutisme kerajaan justru   pendidikan Islam tersebut berdiri.   ilm dan tradisi pembelajaran Islam   Samudera Pasai masih tetap menjadi
 semakin mendapatkan momentum   Dalam konteks pesantren, misalnya,   yang sudah berlangsung sejak awal   pusat keagamaan dan intelektual.
 historisnya. Pada periode itulah   sejarah hanya mencatat akar kehadiran   perkembangan Islam, merupakan faktor   Beragam isu keislaman diulas, termasuk
 Nusantara mencatat tampilnya raja-raja   pesantren seringkali dikaitkan dengan   yang mendorong proses pelembagaan   diskursus pemikiran sebagaimana
 yang absolut—Sultan Iskandar Muda   tradisi pra-Islam mandala, tempat   (institutionalize) pesantren. Apalagi   dipahami oleh Imam Syaf i, Abu Musa
 dan Iskandar Thani di Aceh (1607-41),   pertapaan sekaligus pembelajaran bagi   dikabarkan bahwa tradisi pembelajaran   al-Asy’ari, al-Maturidi, dan al-Juneid. Ibn
 Sultan Agung di Mataram (1613-1645)   para calon pendeta.  Pandangan lain   dalam Islam yang mengambil bentuk   Battutah dalam perjalanannya dari India
 119
 dan Sultan Hasanuddin di Makassar   mengaitkan asal-usul pesantren dengan   halaqah sudah ditemukan pada masa   (sebagai utusan sultan Mughal) ke Cina
 (1653-69). Dan, bisa diasumsikan,   desa perdikan dan ajaran tentang wakaf.  120  Samudera-Pasai dan Melaka, dua buah   tahun 1345, merekam, menyaksikan, dan



 378  Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   379
   386   387   388   389   390   391   392   393   394   395   396