Page 394 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 394

pegawainya di masjid atau langgar dan   pada sekitar abad ke 16. Tercatat                           Darxa (Muhammad Iskandar Syah)         pendidikan juga menjadi media penting
            kadang-kadang ada juga di rumah.        beberapa pelancong asing yang melihat                       yang mengambil kebijakan menunjuk      persebaran Islam. Barbara Watson
            Belajar mengaji di masjid, biasanya,    keberadaan sekolah agama formal                             pengajar agama untuk melakukan         Andaya dan Leonard Y. Andaya (1982)
            diselenggarakan sesudah salat maghrib   tersebut, di antaranya Jacob van Neck                       diseminasi nilai-nilai dan praktik-    menjelaskan, sekian lama menjadi bagian
            sampai waktu isya. Sedangkan belajar    (1564-1638) yang melihat sebuah sekolah                     praktik keagamaan Islam di tengah-     jaringan perdagangan internasional,
            mengaji di rumah penghulu biasanya      dijalankan oleh pendakwah negara                            tengah masyarakat. 134                 Brunei sering dikunjungi oleh pedagang-
            berlangsung di waktu pagi atau sore. 130  di Ternate pada 1599, dan pada tahun                                                             pedagang Muslim dan guru-guru agama
                                                    serupa, John Davis juga mencatat                            Di Patani, seperti terungkap dalam     dan karena itu bersinggungan dengan
            Sebagaimana di pusat-pusat kerajaan     keberadaan beberapa sekolah (dan                            Hikayat Patani, perkembangan Islam juga   ajaran Islam. Kepergian dari banyak
            Islam lainnya, di pusat Kesultanan      penggunaan tasbih) di Aceh. 133                             dipelopori oleh pengajar agama dari    pedagang Muslim dan bahkan mungkin
            Palembang berdiri Masjid Agung, sering                                                              Pasai bernama Syeikh Said. Keberhasilan   sejumlah pejabat Melayu setelah
            juga disebut Masjid Kesultanan. Masjid   Sebelum akhirnya menjadi sekolah                           Syeikh Said memperkenalkan dan         penaklukannya oleh Portugis tahun 1511
            yang didirikan oleh Sultan Mahmud       keagamaan (pesantren, surau, atau                           mengajarkan Islam di Patani terjadi    meletakkan dasar bagi peralihan Brunei.
            Badaruddin Jaya Wikrama (Sultan         dayah), hal yang penting dicatat ialah                      setelah raja Patani, Paya Tu Nagpu     Penguasa Brunei akhirnya mengadopsi
            Badaruddin I: 1724-1758)  menjadi       bahwa berlangsungnya pendidikan                             disembuhkan dari sakitnya. Raja ini    Islam beberapa waktu antara 1514 dan
                                  131
            pusat pendidikan dan pengajaran di      Islam dimungkinkan inisiatif para                           diislamkan oleh Syaikh Sai dan ia      1521 yang tersebar melalui bagian barat
            Kesultanan Palembang. Para penuntut     ulama yang bekerjasama dengan                               memberinya nama dan gelar Sultan       Asia Tenggara, dari India, Sumatera
            ilmu keagamaan Islam biasa memilih      raja setempat. Praktik pengajaran                           Ismail Syah Zillullah Fil’Alam. Ketiga   Utara, dan Malaka. 136
            tinggal di sekitar Masjid. Mereka       agama di teras-teras masjid tersebut                        anaknya juga masing-masing diberi
            terdiri dari orang-orang yang takwa,    menjadi karakteristik utama. Bahwa                          nama, yang tertua Sultan Mudhaffar     Di Sulu dan Filipina Selatan, praktik
            rajin beribadat dan menuntut ilmu.      perkembangan pendidikan Islam terjadi                       Syah, yang kedua Sitti Aisyah, dan yang   pengajaran Islam sudah berlangsung
            Di sekitar masjid inilah tinggal para   seiring menguatnya proses Islamisasi                        termuda Sultan Mansyur Shyah. Ketika   sejak abad ke-13, bersamaan dengan
            penghulu, imam, khatib, guru agama,     di berbagai wilayah. Hal ini yang                           Sultan Mudhaffar Syah memerintah       semakin banyaknya Muslim yang
            para penuntut ilmu, dan syaikh          menjelaskan temuan Tome Pires terkait                       Patani, seorang muballigh, Syeikh      menetap di wilayah ini, khususnya di
            tarekat. Perkembangan pendidikan dan    bagaimana para penguasa Jawa di pesisir                     Saifuddin datang dan mendirikan        Pulau Jolo. Data arkeologis (berupa
            pengajaran di Masjid Kesultanan ini     pantai menjadi Muslim--salah satunya                        sebuah masjid hingga Patani menjadi    batu nisan) menjelaskan keberadaan
            telah berjasa menjadikan Palembang      ialah melalui jalur pendidikan di ruang-                    lebih ramai dengan masyarakat          Tuan Miqbal, seorang Muslim dari
            berkembang dalam bidang ilmu            ruang masjid. Jalur pendidikan pula                         Muslimnya. 135                         luar Filipina. Tradisi lokal menyebut
                                                                                                                                                                          137
            keagamaan dan kesusatraan Melayu. 132   yang memungkinkan para penguasa                                                                    pula Tuan Mashaikh,  Sharif Karim
                                                    Jawa penyembah berhala beralih menjadi                      Di Brunei Darussalam, secara geografis   al Makhdum,  serta Abu Bakar—dua
                                                                                                                                                                   138
            Lantas, kapan institusi pendidikan      pengikut Muhammad. Peran penting                            berada dalam rute perdagangan          nama terakhir berasal dari Arab—
            Islam mulai terlembagakan? Terkait      pengajar agama khusus atau muballigh                        internasional yang membentang dari     sebagai pelopor Islam di wilayah
            hal tersebut, keberadaan sekolah        dalam proses Islamisasi dapat dilihat                       Arabia, Asia-Barat, Asia Tenggara      tersebut. Abu Bakar adalah guru
            agama yang formal baru dapat dilihat    pula di masa pemerintahan raja Xaquem                       (dunia Melayu) dan Cina di Asia Timur,   agama yang berkiprah di Malaka di



         382    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   383
   389   390   391   392   393   394   395   396   397   398   399