Page 395 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 395
pegawainya di masjid atau langgar dan pada sekitar abad ke 16. Tercatat Darxa (Muhammad Iskandar Syah) pendidikan juga menjadi media penting
kadang-kadang ada juga di rumah. beberapa pelancong asing yang melihat yang mengambil kebijakan menunjuk persebaran Islam. Barbara Watson
Belajar mengaji di masjid, biasanya, keberadaan sekolah agama formal pengajar agama untuk melakukan Andaya dan Leonard Y. Andaya (1982)
diselenggarakan sesudah salat maghrib tersebut, di antaranya Jacob van Neck diseminasi nilai-nilai dan praktik- menjelaskan, sekian lama menjadi bagian
sampai waktu isya. Sedangkan belajar (1564-1638) yang melihat sebuah sekolah praktik keagamaan Islam di tengah- jaringan perdagangan internasional,
mengaji di rumah penghulu biasanya dijalankan oleh pendakwah negara tengah masyarakat. 134 Brunei sering dikunjungi oleh pedagang-
berlangsung di waktu pagi atau sore. 130 di Ternate pada 1599, dan pada tahun pedagang Muslim dan guru-guru agama
serupa, John Davis juga mencatat Di Patani, seperti terungkap dalam dan karena itu bersinggungan dengan
Sebagaimana di pusat-pusat kerajaan keberadaan beberapa sekolah (dan Hikayat Patani, perkembangan Islam juga ajaran Islam. Kepergian dari banyak
Islam lainnya, di pusat Kesultanan penggunaan tasbih) di Aceh. 133 dipelopori oleh pengajar agama dari pedagang Muslim dan bahkan mungkin
Palembang berdiri Masjid Agung, sering Pasai bernama Syeikh Said. Keberhasilan sejumlah pejabat Melayu setelah
juga disebut Masjid Kesultanan. Masjid Sebelum akhirnya menjadi sekolah Syeikh Said memperkenalkan dan penaklukannya oleh Portugis tahun 1511
yang didirikan oleh Sultan Mahmud keagamaan (pesantren, surau, atau mengajarkan Islam di Patani terjadi meletakkan dasar bagi peralihan Brunei.
Badaruddin Jaya Wikrama (Sultan dayah), hal yang penting dicatat ialah setelah raja Patani, Paya Tu Nagpu Penguasa Brunei akhirnya mengadopsi
Badaruddin I: 1724-1758) menjadi bahwa berlangsungnya pendidikan disembuhkan dari sakitnya. Raja ini Islam beberapa waktu antara 1514 dan
131
pusat pendidikan dan pengajaran di Islam dimungkinkan inisiatif para diislamkan oleh Syaikh Sai dan ia 1521 yang tersebar melalui bagian barat
Kesultanan Palembang. Para penuntut ulama yang bekerjasama dengan memberinya nama dan gelar Sultan Asia Tenggara, dari India, Sumatera
ilmu keagamaan Islam biasa memilih raja setempat. Praktik pengajaran Ismail Syah Zillullah Fil’Alam. Ketiga Utara, dan Malaka. 136
tinggal di sekitar Masjid. Mereka agama di teras-teras masjid tersebut anaknya juga masing-masing diberi
terdiri dari orang-orang yang takwa, menjadi karakteristik utama. Bahwa nama, yang tertua Sultan Mudhaffar Di Sulu dan Filipina Selatan, praktik
rajin beribadat dan menuntut ilmu. perkembangan pendidikan Islam terjadi Syah, yang kedua Sitti Aisyah, dan yang pengajaran Islam sudah berlangsung
Di sekitar masjid inilah tinggal para seiring menguatnya proses Islamisasi termuda Sultan Mansyur Shyah. Ketika sejak abad ke-13, bersamaan dengan
penghulu, imam, khatib, guru agama, di berbagai wilayah. Hal ini yang Sultan Mudhaffar Syah memerintah semakin banyaknya Muslim yang
para penuntut ilmu, dan syaikh menjelaskan temuan Tome Pires terkait Patani, seorang muballigh, Syeikh menetap di wilayah ini, khususnya di
tarekat. Perkembangan pendidikan dan bagaimana para penguasa Jawa di pesisir Saifuddin datang dan mendirikan Pulau Jolo. Data arkeologis (berupa
pengajaran di Masjid Kesultanan ini pantai menjadi Muslim--salah satunya sebuah masjid hingga Patani menjadi batu nisan) menjelaskan keberadaan
telah berjasa menjadikan Palembang ialah melalui jalur pendidikan di ruang- lebih ramai dengan masyarakat Tuan Miqbal, seorang Muslim dari
berkembang dalam bidang ilmu ruang masjid. Jalur pendidikan pula Muslimnya. 135 luar Filipina. Tradisi lokal menyebut
137
keagamaan dan kesusatraan Melayu. 132 yang memungkinkan para penguasa pula Tuan Mashaikh, Sharif Karim
Jawa penyembah berhala beralih menjadi Di Brunei Darussalam, secara geografis al Makhdum, serta Abu Bakar—dua
138
Lantas, kapan institusi pendidikan pengikut Muhammad. Peran penting berada dalam rute perdagangan nama terakhir berasal dari Arab—
Islam mulai terlembagakan? Terkait pengajar agama khusus atau muballigh internasional yang membentang dari sebagai pelopor Islam di wilayah
hal tersebut, keberadaan sekolah dalam proses Islamisasi dapat dilihat Arabia, Asia-Barat, Asia Tenggara tersebut. Abu Bakar adalah guru
agama yang formal baru dapat dilihat pula di masa pemerintahan raja Xaquem (dunia Melayu) dan Cina di Asia Timur, agama yang berkiprah di Malaka di
382 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 383

