Page 448 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 448

yang dilancarkan Dinasti Usmani.        menyatakan bahwa Saulatiyah                                 Jawi, ia juga belajar di Madrasah      Namun, sebagaimana banyak madrasah
            Madrasah ini didirikan oleh Syekh       merupakan locus (kancah) murid-murid                        Saulatiyah. Ia tamat dari madrasah ini   swasta lainnya di Arab Saudi, karena
            Muhammad Rahmat Allah yang berasal      Jawi. Ia menambahkan, banyak murid                          pada tahun 1347/1928, dan mengajar di   berbagai alasan, ia terpaksa menerima
            dan Delhi, India. Meskipun Madrasah     Jawi yang belajar langsung dan Syekh                        almamaternya selama 6 tahun, sebelum   subsidi dari pemerintah dan, dengan
            Saulatiyah sering diasosiasikan dengan   Muhammad Rahmat Allah, mendirikan                          ia mendirikan madrasah sendiri yang    demikian, kehilangan independensinya.
            Muslimin Anak Benua In dia, keterlibatan   madrasah-madrasah ketika mereka                          bernama Madrasah Dar al-Ulum al-
            murid-murid Jawi di dalamnya cukup      kembali ke Asia Tenggara. Menurutnya,                       Diniyah, ter letak di Shi’b Ali, Mekkah.  Syekh Yasin al-Padani sebelum
            signifikan. Seorang penulis anonim      sebagian madrasah itu masih ada                                                                    wafat pada musim haji 1990 bisa
            asal India, seperti dikutip Abd al-Latif   sampai sekarang. Sayangnya, ia tidak                     Madrasah ini, sebagaimana bisa diduga,   dipastikan merupakan ulama Jawi
            Abd Allah Dohaish dalam History of      menyebutkan nama murid-murid                                khususnya menampung murid-murid        paling terkemuka dalam zaman
            Education in the Hijaz up to 1925 (1978),   tersebut beserta madrasah dan tempat                    dan Nusantara—Indonesia, Malaysia,     kontemporer. Syekh Yasin yang juga
            mengungkapkan lebih jelas posisi murid-  mereka di Asia Tenggara. Tampak-                           Singa pura, dan lain-lain. Selain      tamatan Madrasah Saulatiyah adalah
            murid Jawi (Indonesia) pada Madrasah    nya, diperlukan pelacakan lebih lanjut                      Sayyid Muhsin, termasuk pengurus       ulama hadis yang termasyhur. Prof.
            Saulatiyah. Ia memberikan angka-angka   tentang genealogi intelektual lulusan                       dan pengajar pada masa-masa awal       Dr. Abd al-Wahhab Ibrahim Abu
            persis jumlah murid pada tahun 1912,    Madrasah Saulatiyah dengan lembaga-                         madrasah ini, antara lain Amir Tengku   Sulayman menyatakan, Syekh Yasin
            salah satu periode puncak dalam sejarah   lembaga pendidikan Islam, khususnya                       Mukhtar, Mubsin al-Musawi, Zubayr      telah menghidupkan kembali berbagai
            madrasah ini. Dan jumlah total 537      surau atau pesantren, di dunia Melayu.                      Ahmad al-Mandili, Abd al-Rasyid        cabang ilmu hadis yang cenderung
            mu rid, komposisi mereka secara kasar                                                               al-Palimbani, Abd al-Wahid al-Jambi,   dilupakan kalangan terpelajar Muslimin
            dilihat dari negeri asal adalah sebagai   Namun, di Mekkah sendiri, murid-                          Ya’qub Firaq, Raden Atmojo, dan Abd al-  sekarang ini. Karena itu, tidak aneh
            berikut: Turki 13 orang, Hijaz 4, Yaman   murid Jawi lulusan Saulatiyah, secara                     Majid. Sepanjang sejarahnya hingga 1990   kalau ia disebut sebagai salah satu
            6, Indonesia 178, Irak 8, Syria 3, In dia 74,   alamiah setelah tamat berusaha                      lalu, Madrasah Dar al-Ulum al-Diniyah   dan dua muhaddits terbesar abad VIV/
            Afghanistan 4, dan Bukhara 22. Adapun   mendirikan madrasah mereka sendiri.                         dipimpin oleh 4 kepala madrasah, yaitu,   XV H. Syekh Yasin menulis karyanya
            Laporan Tahunan Saulatiyah (1913)       Salah satuya adalah Madrasah Dar al-                        secara berurutan: Muhsin al- Musawi    mengenai usul fikih, fikih, mantiq,
            mengemukakan data yang mungkin          Ulum al-Diniyah, Mekah. Seperti dicatat                     (1353-1354 H./1934-1935 M.), Zubayr    dan bahasa Arab. Salah satu karya
            Iebih akurat. Komposisi murid itu       Abd al-Rahman al-Salih, dalam Târîkh                        Ahmad (1354-1359 H./1935-45 M.),       terbesarnya—sayangnya masih berupa
            sebagai berikut: Hijaz 186 orang, India   al-Ta’lîm fî al-Makkah al-Mukarramah                      Ahmad Mansuri (1359-1384 H./1940-1964   manuskrip—adalah biografi ulama Jawi
            108, Indonesia 156, Bukhara 23, Af-     (1982), madrasah ini didirikan oleh                         M.), dan Muhammad Yasin al-Padani      dalam jaringan dengan ulama-ulama
            ghanistan 18, Iraq 6, Iran 6, Yaman 8, dan   Sayyid Muhsin al- Palimbani pada                       (1384-1410 H./1964-1990 M.). Madrasah   Mekkah sepanjang abad XIlI-XIV H.
            Hadramaut 7 orang.                      1353/1934. Sayyid Muhsin berangkat                          ini termasuk madrasah yang secara      Studi mendalam diperlukan untuk
                                                    dari Palembang me nunaikan ibadah haji                      gigih mempertahankan pola pendidikan   mengungkapkan wacana intelektual
            Melihat angka-angka di atas, bisa       pada 1340/1922. Selesai ibadah haji, ia                     tradisional; berusaha mempertahankan   keagamaan Syekh Yasin; begitu pula
            dipahami kalau Faisal Abd Allah al-     malah memutuskan bermukim di Mekah                          independensinya dan campur tangan      tentang Madrasah Dar al-Ulum al-
            Aqawi, dalam al-Ta’lîm al-Ahli li al-Banîn   untuk memperdalam ilmu agamanya.                       pemerin tah Saudi, baik dalam          Diniyah yang, menurut observasi
            Makkah al-Mukarramah (1404/1984),       Selain mengikuti halaqah-halaqah ulama                      kurikulum maupun anggaran belanja.     sementara mengalami kemunduran yang



         436    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   437
   443   444   445   446   447   448   449   450   451   452   453