Page 538 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 538
diperlihatkan ketika ia merupakan ideologi politik Islam di Asia Tenggara, Selanjutnya, pembicaraan memasuki untuk dilakukan, yaitu tugas-tugas
karya pertama yang dikopi oleh otoritas Abdullah menegaskan bahwa “tidak ada “inti” dari pesan-pesan yang ingin kenabian (nubuwwah) dan pemerintahan
kerajaan Keraton Yogyakarta paska satu teks pun yang mampu menyaingi disampaikan, yang mencakup bahasan (hukumah). Dari dua tugas besar ini,
perang Jawa (1825-1830). Popularitas Taj al-Salathin, baik dari ketelitian mengenai para khalifah dan perilaku teks ini menegaskan bahwa tugas
karya ini terus berlanjut di Jawa, diskrsusnya maupun pengaruh.” mereka yang mulia, para penguasa yang hukumah adalah “yang lebih sukar
yang dibuktikan dengan upaya adil dan juga yang zalim (baik yang daripada segala pekerjaan. Nabi juga
penerjemahannya ke dalam bahasa Jawa Kandungan Taj al-Salathin terdiri dari Muslim maupun non-Muslim), para memeliharakan segala hamba Allah
dan pengkopiannya sebanyak empat kali 24 bab. Empat bab pertama berbicara menteri, para pejabat tinggi, penulis, dan mengasihani segala fakir miskin,
pada abad ke-19. Di Keraton Yogyakarta mengenai hakikat manusia, Tuhan dan duta/utusan, anak-anak, perilaku yang dan menyuruhkan, menunjukkan jalan
dan Surakarta karya ini bahkan dikaji dunia, dan beberapa bentuk panteisme. baik, kecerdasan, ilmu firasat, berbagai kebajikan, dan menghukumkan antara
oleh “para aristokrat kerajaan, putri-putri Bab pertama dimulai dengan hadist Nabi hal yang terkait dengan penguasa, dalam segala hamba Allah dengan adil,…”
270
istana, pegawai dan petinggi kerajaan, SAW yang menegaskan bahwa “barang hal ini termasuk kualifikasi dan tugas Ini merupakan etos politik Islam, yang
rakyat biasa, bahkan juga oleh Cina siapa yang mengenal dirinya, maka ia mereka, dan kewajiban mereka menjaga melihat Muhamad SAW tidak hanya
Muslim.” 267 mengenal Tuhannya.” Ini merupakan keimanan (agama) dan semangat seorang utusan Allah (Rasulullah),
salah satu aspek fundamental ajaran kebebasan. Untuk mendukung pesan- akan tetapi ia juga berperan sebagai
Di dunia Melayu modern karya ini Islam yang banyak dibahas dan pesan yang disampaikan berbagai contoh seorang negarawan (kepala negara). Oleh
masih dianggap penting. Abdullah bin dikembangkan dalam tradisi tasawuf. dan cerita disajikan, yang meliputi cerita karena itu, ia memiliki dua misi utama,
Abdulkadir Munsyi mengklaim bahwa Adalah melalui kontemplasi terhadap para nabi dan khalifah, para penguasa yaitu agama dan politik; dan tugas
salah satu alasan di balik kemunduran hakikat makhluk Allah manusia Syria, Iraq, Persia, Khurasan, dan bahkan ini menuntut pembentukan sebuah
masyarakat Melayu adalah kebodohan akan mampu mengenal Tuhannya Iskandar Zulkarnain dan Aristotle juga komunitas Islam (ummah).
para penguasanya mengenai Taj al- secara lebih dalam. Teks ini kemudian disinggung. Karya ini ditutup dengan
Salathin, yang seharusnya mereka berbicara mengenai hakikat kehidupan pesan bahwa ia harus dibaca dan diikuti Konsep kepemimpinan ini berkembang
pelajari dan ikuti dalam urusan dunia yang fana. Kehidupan yang oleh para penguasa, para menteri dan menjadi doktrin yang juga berlaku bagi
kenegaraan. Oleh karena itu, ia sesungguhnya adalah di akhirat kelak. petinggi kerajaan, masyarakat luas, dan semua penguasa Muslim di seluruh
menegaskan bahwa menjadikan karya Untuk itu, pembaca diharapkan bijak siapa saja yang mengikuti semua pesan penjuru dunia. Oleh karena itu, ketika
ini sebagai referensi merupakan salah dalam memanfaatkan kehidupan dunia yang disajikan. 269 berbicara mengenai kepemimpinan, Taj
satu solusi terbaik dalam mengatasi ini dalam rangka menuju kehidupan al-Salathin mengutip ayat al-Qur’an (4:59)
keterbelakangan bangsa Melayu, di akhirat yang abadi. Secara garis besar Untuk tujuan diskusi di sini beberapa yang berbunyi: “Wahai orang-orang
samping mengadopsi sistem Inggris. pesan-pesan yang dimuat dalam empat poin penting yang terdapat dalam yang beriman, taatilah Allah dan taatilah
268
Taufik Abdullah telah mencermati bab pertama ini merupakan “pengantar” teks ini akan dipaparkan. Sebagai Rasul (Muhammad SAW), dan ulil amri
kesinambungan beberapa pemikiran untuk bahasan yang lebih dalam pada panduan bagi para penguasa dan (pemegang kekuasaan)….” Tekanan di
mendasar yang dikandung dalam bab-bab berikutnya. Oleh karenanya, petinggi di pemerintahan, Taj al- sini diberikan pada kata ulil amr ketika
Taj al-Salathin sampai ke dunia Islam pesan-pesan yang diberikan pada bagian Salathin menekankan dua tugas penting mengacu kepada seorang penguasa
kontemporer. Dalam konteks sejarah ini lebih bersifat filosofis. dalam kehidupan ini, namun sulit (raja atau sultan). Beberapa nama para
526 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 527

