Page 539 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 539

diperlihatkan ketika ia merupakan   ideologi politik Islam di Asia Tenggara,   Selanjutnya, pembicaraan memasuki   untuk dilakukan, yaitu tugas-tugas
 karya pertama yang dikopi oleh otoritas   Abdullah menegaskan bahwa “tidak ada   “inti” dari pesan-pesan yang ingin   kenabian (nubuwwah) dan pemerintahan
 kerajaan Keraton Yogyakarta paska   satu teks pun yang mampu menyaingi   disampaikan, yang mencakup bahasan   (hukumah). Dari dua tugas besar ini,
 perang Jawa (1825-1830). Popularitas   Taj al-Salathin, baik dari ketelitian   mengenai para khalifah dan perilaku   teks ini menegaskan bahwa tugas
 karya ini terus berlanjut di Jawa,   diskrsusnya maupun pengaruh.”  mereka yang mulia, para penguasa yang   hukumah adalah “yang lebih sukar
 yang dibuktikan dengan upaya   adil dan juga yang zalim (baik yang   daripada segala pekerjaan. Nabi juga
 penerjemahannya ke dalam bahasa Jawa   Kandungan Taj al-Salathin terdiri dari   Muslim maupun non-Muslim), para   memeliharakan segala hamba Allah
 dan pengkopiannya sebanyak empat kali   24 bab. Empat bab pertama berbicara   menteri, para pejabat tinggi, penulis,   dan mengasihani segala fakir miskin,
 pada abad ke-19. Di Keraton Yogyakarta   mengenai hakikat manusia, Tuhan dan   duta/utusan, anak-anak, perilaku yang   dan menyuruhkan, menunjukkan jalan
 dan Surakarta karya ini bahkan dikaji   dunia, dan beberapa bentuk panteisme.   baik, kecerdasan, ilmu firasat, berbagai   kebajikan, dan menghukumkan antara
 oleh “para aristokrat kerajaan, putri-putri   Bab pertama dimulai dengan hadist Nabi   hal yang terkait dengan penguasa, dalam   segala hamba Allah dengan adil,…”
                                                                                    270
 istana, pegawai dan petinggi kerajaan,   SAW yang menegaskan bahwa “barang   hal ini termasuk kualifikasi dan tugas   Ini merupakan etos politik Islam, yang
 rakyat biasa, bahkan juga oleh Cina   siapa yang mengenal dirinya, maka ia   mereka, dan kewajiban mereka menjaga   melihat Muhamad SAW tidak hanya
 Muslim.” 267  mengenal Tuhannya.” Ini merupakan   keimanan (agama) dan semangat   seorang utusan Allah (Rasulullah),
 salah satu aspek fundamental ajaran   kebebasan. Untuk mendukung pesan-  akan tetapi ia juga berperan sebagai
 Di dunia Melayu modern karya ini   Islam yang banyak dibahas dan   pesan yang disampaikan berbagai contoh   seorang negarawan (kepala negara). Oleh
 masih dianggap penting. Abdullah bin   dikembangkan dalam tradisi tasawuf.   dan cerita disajikan, yang meliputi cerita   karena itu, ia memiliki dua misi utama,
 Abdulkadir Munsyi mengklaim bahwa   Adalah melalui kontemplasi terhadap   para nabi dan khalifah, para penguasa   yaitu agama dan politik; dan tugas
 salah satu alasan di balik kemunduran   hakikat makhluk Allah manusia   Syria, Iraq, Persia, Khurasan, dan bahkan   ini menuntut pembentukan sebuah
 masyarakat Melayu adalah kebodohan   akan mampu mengenal Tuhannya   Iskandar Zulkarnain dan Aristotle juga   komunitas Islam (ummah).
 para penguasanya mengenai Taj al-  secara lebih dalam. Teks ini kemudian   disinggung. Karya ini ditutup dengan
 Salathin, yang seharusnya mereka   berbicara mengenai hakikat kehidupan   pesan bahwa ia harus dibaca dan diikuti   Konsep kepemimpinan ini berkembang
 pelajari dan ikuti dalam urusan   dunia yang fana. Kehidupan yang   oleh para penguasa, para menteri dan   menjadi doktrin yang juga berlaku bagi
 kenegaraan. Oleh karena itu, ia   sesungguhnya adalah di akhirat kelak.   petinggi kerajaan, masyarakat luas, dan   semua penguasa Muslim di seluruh
 menegaskan bahwa menjadikan karya   Untuk itu, pembaca diharapkan bijak   siapa saja yang mengikuti semua pesan   penjuru dunia. Oleh karena itu, ketika
 ini sebagai referensi merupakan salah   dalam memanfaatkan kehidupan dunia   yang disajikan. 269  berbicara mengenai kepemimpinan, Taj
 satu solusi terbaik dalam mengatasi   ini dalam rangka menuju kehidupan   al-Salathin mengutip ayat al-Qur’an (4:59)
 keterbelakangan bangsa Melayu, di   akhirat yang abadi. Secara garis besar   Untuk tujuan diskusi di sini beberapa   yang berbunyi: “Wahai orang-orang
 samping mengadopsi sistem Inggris.    pesan-pesan yang dimuat dalam empat   poin penting yang terdapat dalam   yang beriman, taatilah Allah dan taatilah
 268
 Taufik Abdullah telah mencermati   bab pertama ini merupakan “pengantar”   teks ini akan dipaparkan. Sebagai   Rasul (Muhammad SAW), dan ulil amri
 kesinambungan beberapa pemikiran   untuk bahasan yang lebih dalam pada   panduan bagi para penguasa dan   (pemegang kekuasaan)….” Tekanan di
 mendasar yang dikandung dalam   bab-bab berikutnya. Oleh karenanya,   petinggi di pemerintahan, Taj al-  sini diberikan pada kata ulil amr ketika
 Taj al-Salathin sampai ke dunia Islam   pesan-pesan yang diberikan pada bagian   Salathin menekankan dua tugas penting   mengacu kepada seorang penguasa
 kontemporer. Dalam konteks sejarah   ini lebih bersifat filosofis.  dalam kehidupan ini, namun sulit   (raja atau sultan). Beberapa nama para



 526  Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   527
   534   535   536   537   538   539   540   541   542   543   544