Page 30 - 13.PENERAPAN TEORI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ..
P. 30

Penerapan Teori Belajar dalam Pembelajaran Matematika SD




                    B.  Kegiatan Belajar 2: Penerapan Teori Belajar Tingkah Laku


                             Bagaimana menerapkan teori belajar tingkah laku di kelas Anda?


                   Sebagai mana disampaikan di bagian depan, para penganut psikologi tingkah laku

                   (behaviorism) memandang belajar sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara
                   rangsangan dari luar (stimulus) seperti ‘2 + 2’ dan  balasan dari siswa (response)

                   seperti ‘4’ yang dapat diamati. Mereka berpendapat bahwa semakin sering hubungan
                   antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan semakin kuatlah hubungan

                   keduanya (law of exercise). Mereka berpendapat bahwa batu saja akan berlubang jika
                   ditetesi air terus menerus. Karena itu, para penganut teori belajar tingkah laku sering

                   menggunakan cara mengulang-ulang atau tubian (drill).



                       Mengapa sebagian siswa SD/MI masih kesulitan menentukan hasil perkalian?

                         Lalu apa yang dapat Anda lakukan untuk memecahkan masalah tersebut?


                   Penulis pernah mengalami hal tersebut,  yaitu ketika ada siswa SD yang kesulitan

                   melakukan perkalian dengan bilangan 7. Penulis lalu memberi siswa tersebut daftar
                   perkalian berikut untuk diselesaikan.


                           1 × 7 = ....   2 × 7 = ....    3 × 7 = ....    4 × 7 = ....    5 × 7 = ....

                           6 × 7 = ....    7 × 7 = ....     8 × 7 = ....     9 × 7 = ....    10 × 7 = ....


                   Apa yang terjadi ketika ia mengerjakan tugas tersebut? Ternyata ditemukan beberapa

                   hal menarik yang dapat dipelajari berikut ini.
                   1.  Ketika mengisi jawaban untuk dua soal pertama, ia tidak mengalami kesulitan.

                       Artinya ia dapat menentukan hasil 1 × 7 dan 2 × 7 dengan baik.

                   2.  Ketika mengisi jawaban untuk soal 3 × 7, ia melihat ke atas sambil berpikir keras.
                       Ketika ditanya apakah ada kesulitan, ia menjawab ia agak sulit menentukan hasil

                       dari 14 + 7.

                   3.  Ketika mengisi jawaban untuk dua soal 4  × 7, ia tidak mengalami kesulitan.
                       Baginya, 21 + 7 tidaklah terlalu sulit.






                                                                                                     17
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35